Tips Memupuk Rasa Percaya Diri

Image result for confident

Percaya diri. Apa sih yang ada di benak kalian mengenai hal yang satu ini? Apakah kalian memiliki rasa percaya diri seperti orang lain? Atau rasa percaya diri kalian berada di atas rata-rata atau justru lebih rendah daripada orang lain? Kepercayaan diri merupakan salah satu sifat pada seseorang yang penting dan hal ini ditunjukkan dengan berbagai hal, seperti bagaimana kita berbicara dengan orang lain, berperilaku di tempat umum, ataupun mengatasi berbagai masalah yang bisa terjadi sehari-hari.  Memangnya apa sih yang membedakan antara orang dengan yang memiliki kepercayaan diri yang baik dengan orang yang kurang percaya diri?

Pastilah sebagian dari kita ingin memiliki rasa percaya diri yang baik karena hal ini akan memberikan first impression yang baik pada orang lain pula. Beberapa tanda yang menunjukkan orang percaya diri adalah orang yang tampil apa adanya alias tidak meniru gaya atau fashion seseorang ketika berada di tempat umum, berbicara dengan sambil memandang lawan bicara, berani mengemukakan pendapat dalam setiap kesempatan, bahkan berani tampil beda. Lalu bagaimana dengan mereka yang kurang percaya diri? Orang yang kurang percaya diri lebih sering tampil sebagai sosok yang pemalu, di mana sebagian dari mereka sering kali tidak aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah atau kampus, sebisa mungkin tidak berhubungan dengan orang lain, jarang mengemukakan pendapatnya dalam kelompok, dan cenderung memilih untuk bekerja bersama-sama agar dirinya tidak terlihat menonjol.

Baca juga: Tips Mengubah Kebiasaan Agar Tidur Lebih Nyenyak

Apakah ada efek negatif dari kurang percaya diri? Tentu saja ada! Orang yang kurang percaya diri sering kali merasa tidak percaya dengan dirinya sendiri bahkan tidak jarang mereka membandingkan dirinya dengan orang lain – dan menganggap jika diri mereka tidak sebagus orang lain. Hal ini merupakan persepsi yang salah bahkan perlu diubah sejak dini, karena orang dengan kepercayaan diri yang rendah cenderung tidak sesukses orang yang memiliki rasa percaya diri cukup atau tinggi. Tentu saja kita tidak ingin hal ini terjadi pada diri kita bukan? Bukan hanya pada diri kita, tentu saja kita juga tidak mau saudara atau teman terdekat kita juga mengalami kurang percaya diri dan hal ini dapat mempengaruhi masa depan mereka bukan?

Apakah ada yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir hal ini terjadi? Kabar baiknya, terdapat solusi dari permasalahan yang satu ini. Wah yang benar nih? Yup, jawabannya adalah dengan cara memupuk rasa percaya diri seseorang sejak dini alias dari masa kanak-kanak dan hal ini bisa dilakukan oleh orang tua mereka. Tidak dapat dipungkiri jika rasa percaya diri anak tumbuh dari lingkungan terdekat mereka, dan salah satunya dari keluarga. Sebagai orang tua yang sayang pada anak, pastinya kita ingin masa depan anak kita cerah dan anak bisa percaya diri setiap waktu bukan? Lalu apa saja yang bisa kita lakukan untuk memupuk rasa percaya diri anak sejak dini? Nah daripada semakin penasaran, yuk mending kita simak beberapa tips yang bisa kita lakukan berikut ini!

Memberi contoh yang baik untuk anak

Seperti yang kita tahu, anak adalah fast learner dan mereka suka meniru apa yang ada di dekatnya dengan cepat. Bisa dibayangkan kan bagaimana jika kita tidak memberi contoh yang baik untuk anak? Tentu saja perkembangan anak akan terganggu dan anak mungkin saja menjadi kurang percaya diri ketika mereka dewasa. Sebagai orang tua, alias sebagai orang yang terdekat dengan anak kita perlu memberikan contoh positif setiap saat supaya anak mencontoh apa yang kita perbuat pula. Semakin positif perilaku yang kita contohkan pada mereka maka semakin baik pula perkembangan anak dan pastinya hal ini disertai dengan tumbuhnya rasa percaya diri.

Baca juga: Tips Menghilangkan Kebiasaan Mendengkur Saat Tidur

Menerapkan sikap disipilin

Disiplin merupakan salah satu karakter yang perlu diterapkan pada anak sejak dini karena hal ini juga membawa anak pada kesuksesan nantinya. Mengajarkan sikap disiplin pada anak sangatlah berbeda dengan kita bersikap otoriter, di mana ketika kita bertindak disiplin pada anak maka kita juga akan menjelaskan pada mereka alasan di balik kita melakukan hal atau bersikap demikian – yang tidak lain adalah untuk kebaikan mereka di masa depan. Menjelaskan alasan dari suatu tindakan juga menunjukkan rasa percaya kita pada anak dan anak juga akan menumbuhkan rasa percaya diri pada anak sebagai orang yang bisa dipercaya oleh orang sekitarnya.

Berkomunikasi dengan intens

Meskipun kelihatannya sepele, intens melakukan komunikasi dengan anak merupakan salah satu cara yang perlu kita terapkan tiap harinya untuk menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini. Walaupun banyak kegiatan yang kita lakukan dalam sehari, meluangkan waktu untuk anak dan berbicara sejenak dengan mereka sangatlah berdampak psitif terhadap tumbuh kembang anak. Kita pun hanya perlu menanyakan beberapa hal dengan topik ringan, seperti bagaimana harinya di sekolah atau hal baru apa yang mereka sukai dan permainan apa yang mereka lakukan bersama teman-temannya di sekolah. Ketika kita melakukan hal ini pada anak, mereka akan merasa kita selalu ada untuk anak dan siap mendengarkan kapan pun mereka ingin – di mana hal ini menumbuhkan rasa kepercayaan diri dan mereka dihargai dengan baik oleh orang di sekitarnya. Ketika anak berbicara dengan kita, sebagai orang tua kita juga bisa memberikan komentar tertentu terhadap sikap mereka dan hal ini juga berguna sebagai bahan instropeksi untuk diri mereka sendiri.

Tidak memanjakan anak

Sebagai orang tua, kita sering kali melakukan kesalahan dalam mengasuh anak – terlebih lagi ketika kita memanjakan mereka. Lho bukannya memanjakan anak adalah suatu hal yang baik alias biasa dilakukan oleh setiap orang tua di luar sana? Bukankah memanjakan anak sama saja kita menunjukkan rasa kasih sayang kepada mereka? Eits jangan salah, memanjakan anak justru membuat anak menjadi tidak mandiri dan akan selalu bergantung pada orang lain. Ketika kita terlalu memanjakan anak juga menunjukkan jika kita tidak mempercayai anak untuk menyelesaikan sesuatu dengan usahanya sendiri, di mana hal ini justru bisa membuat anak menjadi kurang percaya diri ketika mereka dewasa. Sebaiknya, kita mempercayai anak untuk bereskperimen dengan hal baru dan memberikan pujian ketika mereka berhasil menyelesaikan sesuatu dan memberikan kritik terhadap hal yang mereka lakukan sehingga mereka bisa melakukannya lebih baik di kemudian hari.

Tidak memarahi anak di depan umum

Bukanlah suatu hal yang baru jika anak melakukan kesalahan ketika melakukan sesuatu dan rumah kita menjadi berantakan karena tingkah mereka. Walaupun mereka melakukan  kesalahan, bukan berarti kita bisa memarahi mereka dengan menggebu-gebu alias berlebihan terlebih di depan umum karena hal ini akan menyebabkan rasa malu pada anak dan tentu saja mereka menjadi kurang percaya diri untuk melakukan sesuatu di kemudian hari – bahkan bisa jadi anak merasa dirinya tidak sekompeten teman-temannya. Sebaliknya, kita bisa memberi tahu anak dengan pelan-pelan dan mengajarkan bagaimana seharusnya anak menyelesaikan suatu kegiatan agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

Nah itu tadi adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memupuk rasa percaya diri anak sejak dini. Pastinya sekarang sudah tidak khawatir lagi jika anak akan mengalami rasa kurang percaya diri ketika mereka beranjak dewasa? Pastinya sekarang sudah yakin kan jika masa depan anak akan cerah seiring dengan rasa percaya diri mereka yang besar pula? So, apakah Anda sudah siap untuk memberikan apa yang terbaik untuk anak demi masa depannya yang cerah?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *